Beranda Daerah Terungkap, 12 Santriwati yang Diperkosa Ternyata Masih Sepupu Herry Wirawan

Terungkap, 12 Santriwati yang Diperkosa Ternyata Masih Sepupu Herry Wirawan

Modusinvestigasi.Online, Bandung – Kasus Herry Wirawan, pemerkosa 12 santriwati hingga hamil dan melahirkan terus bergulir di Pengadilan Negeri Bandung (PN Bandung). Pada persidangan di Ruang Anak PN Bandung tersebut dihadirkan 6 saksi salah satunya bidan.

Dari dinamika persidangan kasus Herry Wirawan ternyata muncul fakta fakta baru yang tidak terungkap sebelumnya, seperti sebelumnya terungkap ternyata 12 santriwati yang masih dibawah umur itu setelah diperkosa dan dihamili lalu dikurung tujuannya supaya tidak bocor ke orang lain.

Kemudian muncul juga disaat persidangan tentang dugaan praktek abrosi. Lalu baru saja terungkap dari hasil persidangan ternyata salah satu korbannya masih sepupuan.

“Ini sangat keterlaluan dan biadab sekali, sodara aja diembat, parah,” ujar Suyono salah seorang pengunjung sidang yang mengikuti proses persidangan di PN Bandung, Selasa 28 Desember 2021.

Kasipenkum Kejati Jabar Dodi Gazali Emil mengungkapkan bahwa memang dihasil persidangna terungkap sola adanya kerabat Herry Wirawan yang juga diembatnya.

“Ya itulah posisinya bahwa salah satu korban itu adalah kerabatnya HW. Itu keterangan keluarganya, kerabat jauh lah,” ucap Kasipenkum Kejati Jabat Dodi Gazali Emil usai persidangan.

Kendati demikian, Dodi tak menjelaskan rinci soal silsilah kekerabatan Herry dan juga salah satu korban. Namun dia memastikan bila salah satu korban masih kerabatnya.

“Masih ada kerabat lah,” kata dia.

Hal serupa diungkapkan oleh Dewan Pembina Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bima Sena. Dia yang ikut mendampingi proses persidangan mendapatkan informasi yang serupa.

“Ya satu kerabat dengan istrinya. Jadi sepupu. Nanti dicek kepada istrinya,” katanya.

Bidan dan dokter sempat curiga

Bidan dan dokter yang membantu persalinan santriwati korban pemerkosaan Herry Wirawan mengaku dikelabui. Pasalnya, Herry menyebut korban yang hendak melahirkan berusia di atas 17 tahun.

“HW menjelaskan usianya 20 kemudian ada kecurigaan dari dokter bahwa ketika proses melahirkan itu dia curiga karena dokter lebih mengetahui bagaimana kondisi seseorang itu masih di bawah 20 tahun,” ujar Dodi Gazali.

Keterangan bidan dan dokter dari satu klinik itu terungkap dalam persidangan yang dilaksanakan secara tertutup. Dokter dan bidan yang menangani korban terakhir Herry sebelum ditangkap.

Kembali ke soal mengelabui. Menurut Dodi berdasarkan kesaksian, Herry memang mengelabui. Sebab, saat datang ke klinik itu, korban menggunakan masker.

Saat datang ke klinik tersebut, kondisi korban sudah pembukaan kedua. Meski begitu, dokter dan bidan curiga atas korban.

“Datang pake masker. Setelah organ dalamnya di itu, dokter tau jadi dia curiga. Saya gak tau istilah kedokterannya seperti apa,” tutur dia.

Seperti diketahui, Herry disidangkan atas kasus pemerkosaan terhadap 13 santriwati di Bandung. Bahkan beberapa orang santriwati hamil dan melahirkan anak. (MP. Nasikin)

Tinggalkan Balasan