Beranda Daerah Putus Kontrak, Proyek Pembangunan Turap Di Sokoi

Putus Kontrak, Proyek Pembangunan Turap Di Sokoi

Modusinvestigasi.Online, Pelalawan – Proyek pembangunan mangkrak tapi Kabid SDA menjawab putus kontrak, Menurut analisa awak media tentang putus kontrak ,bahwa Setelah tidak berhasil mencapai target yang ditentukan ,sehingga  Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) akhirnya memutu  kontrak proyek pembangunan Turap   sebagai pemenang tender.

Sesuai yang tertera di papan proyek,bahwa nama kegiatan adalah pengelolaan SDA dan bangunan pantai pada wilayah sungai (w s) dalam satu daerah kabupaten Pelalawan /kota.

Nama pekerjaan paket 1 pembangunan pengamanan pantai desa Sokoi, Dengan nomor kontrak ,610 PUPR / SDA .Fisik/ SPK /2021/004.19 Agustus 2021.

Nilai kontrak ,Rp745.198.135,87/100 Rupiah Tahun anggaran 2021,jangka waktu pelaksanaan 120 Hari kelender dan jangka waktu pemeliharaan 280 hari kelender,kemudian kontraktor pelaksana CV INDOCO,serta Konsultan pengawas CV GUMBEL ENGINERING Konsultan.

Dengan sumber anggaran APBD Kabupaten Pelalawan Tahun anggaran Tahun 2021.

Menurut LSM Penjara Indonesia ,tentang masalah turap yang ada di desa Sokoi adalah,sesuai pantauan LSM tersebut bahwa proyek yang bernilai Rp745.198.135,97 adalah  adanya dugaan indikasi korupsi,karnaproyek saat ini proses pekerjaannya sudah mencapai 40 persen ,jadi tidak logika proyek turap yang di desa Sokoi di batalkan ,yang kita ketahui adalah proyek yang ada di akecamatan Kuala Kampar adalah Rabah praktek korupsi ,sesuai hasil pantauan di lapangan pada tanggal ,24/12/2021 ungkapnya kepada awak media. (Toman. S)

Tinggalkan Balasan