Beranda Daerah Ini Alasan Kajati Jabar Tetap Tuntut HW Hukuman Mati

Ini Alasan Kajati Jabar Tetap Tuntut HW Hukuman Mati

Modusinvestigasi.Online, Bandung – Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) tetap menuntut terdakwa HW, guru rudapaksa santriwati, dengan hukuman mati.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kajati Jabar Asep N Mulyana dalam sidang replik di PN Bandung, Kamis, 27 Januari 2022.

“Pertama, tuntutan hukuman mati diatur dalam regulasi pada ketentuan perundang-undangan. Artinya, yang kami lakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya ketika dikonfirmasi.

Sebagaimana diketahui, terdakwa HW adalah pelaku guru rudapaksa santriwati di Bandung. Korban mencapai 13 orang, dengan beberapa hamil dan telah melahirkan.

Selain hukuman mati, JPU juga menuntut hukuman lain untuk terdakwa HW, antara lain:

Hukuman pidana tambahan pengumuman identitas

Hukuman kebiri kimia

Hukuman denda Rp500 juta dan restitusi kepada korban Rp331 juta

Pembubaran yayasan pesantren termasuk Madani Boarding School

Penyitaan aset dan barang bukti untuk dilelang

Terdakwa HW Akui Menyesal

Kepala Seksi Penerangan dan Hukim (Kasipenkum) Kejati Jabar Dodi Gazali Emil mengatakan, terdakwa HW mengaku menyesal atas perbuatannya memperkosa 13 santriwati di pondok pesantren miliknya.

“Yang bersangkutan (terdakwa HW) menyesal, kemudian meminta maaf kepada seluruh korban dan keluarganya, serta pihak lainnya,” kata Dodi usai sidang pembacaan pledoi, Kamis, 20 Januari 2022, lalu di PN Bandung. (MP. Nasikin)

Tinggalkan Balasan